INAPLAS Jajaki Kerja Sama Strategis Bahan Baku Petrokimia Rusia di Ajang INNOPROM 2026

Berita Acara: INAPLAS di INNOPROM 2026

INAPLAS NEWS

BERITA ACARA Tanggal: 9 Juli 2026 Lokasi: Yekaterinburg, Rusia Kategori: Kerja Sama Internasional

INAPLAS Jajaki Kerja Sama Strategis Bahan Baku Petrokimia Rusia di Ajang INNOPROM 2026

YEKATERINBURG, RUSIA — Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (INAPLAS) secara aktif terlibat dalam pameran industri terbesar di kawasan Eurasia, INNOPROM 2026, yang digelar di Yekaterinburg, Rusia. Kehadiran INAPLAS ini menjadi bagian penting dari delegasi nasional seiring dikukuhkannya Indonesia sebagai Official Partner Country dalam ajang bergengsi tersebut.

Dalam sesi panel bertajuk "From Russian Feedstocks to Indonesian Manufacturing, Building Integrated Petrochemical, and Ceramic Value Chains for the EAEU and ASEAN Markets", INAPLAS menekankan pentingnya membangun kerja sama hulu-hilir yang konkret antara penyedia bahan baku petrokimia Rusia dengan industri manufaktur plastik di dalam negeri. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk mengamankan stabilitas pasokan bahan baku energi dan kimia di tengah ketidakpastian geopolitik global yang dinamis.

Fokus Utama Diskusi Panel

"Membangun integrasi rantai nilai yang kokoh dari penyediaan bahan baku mentah (feedstock) di Rusia hingga proses manufaktur hilir yang bernilai tambah tinggi di kawasan industri Indonesia untuk menyuplai pasar ASEAN dan EAEU secara optimal."

Perwakilan dari kepengurusan INAPLAS menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak sekadar memperluas hubungan dagang bilateral, melainkan juga membuka peluang besar bagi transfer teknologi pemrosesan bernilai tambah tinggi. Melalui integrasi rantai nilai petrokimia ini, Indonesia diharapkan mampu memproduksi produk-produk turunan plastik berkualitas tinggi secara lebih efisien dan kompetitif secara global.

Partisipasi aktif ini sejalan dengan target Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk menjadikan INNOPROM 2026 sebagai batu loncatan investasi industri global. Sektor industri pengolahan secara konsisten terbukti tetap menjadi tulang punggung utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional, dan pasokan bahan baku yang stabil dari Rusia diproyeksikan akan mempercepat akselerasi hilirisasi industri di tanah air.